BRMP Jakarta Hadir pada World Soil Day 2025: “Tanah Sehat untuk Kota Sehat"
Jakarta, (4/12/25) -- Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) menggelar peringatan World Soil Day 2025 di Gedung Sadikin Sumintawikarta, Cimanggu, Bogor. Dengan tema “Healthy Soils for Healthy Cities”, acara ini dihadiri 704 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pakar tanah nasional dan internasional.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB melalui sesi registrasi dan pembukaan yang diawali menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia serta Mars HITI. Ketua Panitia menyampaikan laporan singkat sebelum acara resmi dibuka oleh Ketua HITI Pusat, Dr. Husnain. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kota yang sehat harus mampu menyediakan pangan sehat, dan kualitas pangan sangat bergantung pada kesehatan tanah. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam menjaga dan memulihkan tanah agar mampu menghasilkan produk pangan terbaik.
Momen penting dalam rangkaian acara adalah penganugerahan Lifetime HITI Award kepada tokoh-tokoh yang telah berkontribusi luar biasa bagi perkembangan ilmu tanah di Indonesia, diantaranya Dr. Ir. Basuki, M. Agr. Prof. Dr. Ir. Dian Fiantis, MSc. Prof. Dr. Fakhruddin Agus dan prof. Dr. Ir. Hidayati Lania, MS.
Talkshow & Sesi Ilmiah: Menelisik Kesehatan Tanah menghadirkan pembicara internasional Vikas Choudhary yang menekankan pentingnya integrasi pengelolaan lahan dalam pembangunan berkelanjutan dan ketahanan iklim. Sesi ilmiah berlanjut dengan paparan para pakar tanah Indonesia: Jarot Indarto yang mengulas tanah sebagai pilar keberlanjutan dalam perencanaan nasional; Dr. Ladyani Retno Widowati yang menyoroti hubungan antara benih sehat dan tanah sehat; serta Dr. Dyah Retno Panuju yang memaparkan strategi peningkatan kesehatan tanah di Indonesia.
Diskusi panel turut menghadirkan akademisi senior seperti Prof. Kurniatun Hairiah, Dr. Adipati Napoleon, prof. Dr. Hasil Sembiring dan Prof. Dedi Nursyamsi, dengan arahan moderator Dr. Wirastuti Widyatmanti.
Setelah ISHOMA, panitia mengumumkan pemenang lomba perayaan World Soil Day 2025 yang telah berlangsung sejak akhir November. Rangkaian acara ditutup pada pukul 15.00 WIB.
Peringatan ini menegaskan kembali komitmen HITI untuk meningkatkan kesadaran publik dan memperkuat peran ilmu tanah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.