BRMP Jakarta Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Melalui Bimtek Modernisasi Budidaya Cabai
Jakarta -- (20/07/2026), BRMP Jakarta melaksanakan pendampingan modernisasi budidaya cabai di pekarangan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai organisasi penggiat urban farming dan kelompok tani di wilayah DKI Jakarta. Bimtek menghadirkan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluh) dan Profesor Muhammad Syukur dari IPB University. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya cabai khususnya di pekarangan.
Kegiatan diawali dengan sabutan oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jakarta, Sri Sasmita Dahlan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa cabai merupakan komoditas strategis yang berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi. Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya cabai semakin meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan bimtek secara resmi dibuka oleh Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Eko Nugroho Dharmo Putro. Dalam arahannya, beliau mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan maupun ruang terbatas untuk budidaya cabai. Beliau juga menekankan pentingnya inovasi dalam pemanfaatan lahan sempit serta pengembangan varietas unggul agar budidaya cabai dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Pada sesi penyampaian materi, Prof. Syukur menjelaskan teknik budidaya cabai yang baik, meliputi pemilihan benih unggul, penanaman, pemupukan, penyiraman, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi, terutama terkait pemilihan media tanam yang tepat, sistem penyiraman yang efektif, serta pengendalian hama dan penyakit untuk mendukung pertumbuhan cabai secara optimal.
Melalui kegiatan ini, BRMP Jakarta berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing sehingga budidaya cabai di pekarangan semakin berkembang, produktif, dan mampu mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.