Cabai Berbuah, Kota Berdaya: Mengubah Lahan Sempit Menjadi Kebun Produktif
Jakarta Barat -- (24/08/2026), Keterbatasan lahan bukan lagi alasan untuk tidak bercocok tanam. Semangat memanfaatkan ruang perkotaan sebagai sumber pangan diwujudkan melalui Sosialisasi Budidaya Cabai di Perkotaan yang digelar di Botanical Kamal Garden, Jakarta Barat, Senin (24/8).
Kegiatan menghadirkan Penyuluh BRMP Jakarta sebagai narasumber yang memberikan edukasi dan praktik kepada peserta mengenai cara membudidayakan cabai secara sederhana dengan memanfaatkan lahan terbatas, termasuk menggunakan polybag.
Dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa budidaya cabai di perkotaan dapat dilakukan oleh siapa saja dengan memanfaatkan halaman rumah, teras, maupun sudut-sudut lahan yang tersedia. Menurutnya, keberhasilan budidaya tidak hanya ditentukan oleh luas lahan, tetapi juga oleh pemilihan media tanam, kualitas benih, pemeliharaan, serta ketepatan dalam melakukan perawatan tanaman.
Materi yang disampaikan mencakup tahapan budidaya cabai mulai dari penyemaian benih, persiapan media tanam, penanaman, pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit, hingga panen.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Peserta antusias berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan, terutama mengenai cara merawat tanaman cabai dalam polybag, pemupukan, serta upaya menjaga tanaman agar tetap produktif meskipun ditanam di lingkungan perkotaan.
Tidak berhenti pada penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pemangkasan tanaman cabai. Peserta secara langsung melihat dan mempraktikkan teknik pemangkasan yang tepat sebagai bagian dari pemeliharaan tanaman.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan budidaya cabai secara mandiri di rumah. Pemanfaatan lahan terbatas diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menjadikan lingkungan perkotaan lebih hijau dan produktif.
Dari polybag, lahir tanaman. Dari tanaman, hadir pangan. Dan dari lahan sempit, tumbuh semangat membangun pertanian perkotaan.