Pentingnya Pengawalan Mutu, BRMP Jakarta Bekali Pegawai dengan Pelatihan PPC Pupuk dan Pestisida
Bogor -- Menjaga kualitas serta mengawasi pupuk dan pestisida yang beredar merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah melalui sinergi lintas instansi, yang secara operasional dikoordinasikan oleh Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP atau KP3). Petugas pengambil contoh (PPC) memegang peran penting dalam rangkaian pengawalan tersebut.
Peran tersebut tidak main-main, PPC dituntut bekerja secara profesional, handal, akurat, jujur, teliti, tidak memihak, mempunyai integritas, sesuai standard dan kode etik PPC. PPC tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang; wajib memiliki sertifikat resmi dari Badan/Lembaga Sertifikasi sesuai acuan SNI ISO/IEC 19024. Hal ini memastikan integritas hasil kerja mereka diakui secara hukum dan teknis.
Untuk memiliki petugas yang kompeten, 2 pegawai BRMP Jakarta mengikuti pelatihan PPC Pupuk dan Pestisida yang diselenggarakan oleh I-Care pada 13 – 15 Oktober 2026 di Bogor. Pelatihan tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik.
PPC Menjamin Keabsahan dan Akurasi Uji Mutu melalui sample yang representatif
Hasil pengujian laboratorium sangat bergantung pada bagaimana sampel diambil. PPC memastikan sampel yang diambil benar-benar mewakili seluruh lot atau populasi produk di lapangan. Pengambilan contoh dilakukan menggunakan metode baku sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Kesalahan pengambilan contoh dapat merugikan produsen atau meloloskan produk yang tidak layak.
PPC Satu Bagian Penentu Perizinan dan Legalitas Produk
Untuk mendapatkan izin edar pupuk atau pestisida, produk harus melalui uji mutu dan efektivitas di laboratorium terakreditasi. PPC bersertifikat adalah pihak berwenang yang mengambil sampel resmi dalam proses pendaftaran tersebut.
PPC Menjamin Integritas Rantai Pasok (Handling & Distribusi) Sampel
Tidak hanya mengambil sampel di tempat produksi, PPC juga mengawasi penanganan (handling) dan pendistribusian dari lokasi penyimpanan hingga ke laboratorium pengujian, guna menghindari kontaminasi atau manipulasi sampel