• Jl. Raya Ragunan No. 30
  • (021) 78839949 WA : 081703839949
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
373 dilihat       06 Februari 2025

Selangkah Menuju Benih Padi Inpari 32 Tersertifikasi

Jakarta -- (6/02/2025, Pengawas Benih Tanaman PPSHP Provinsi DKI Jakarta melakukan pengambilan sampel benih padi setelah pecah dormansi. Dormansi benih padi sekitar 30 hari setelah pengeringan (kadar air 12-13%). Pada fase ini akan diuji viabilitas atau daya kecambah benih. Viabilitas benih padi merupakan kemampuan benih padi untuk hidup dan tumbuh. Viabilitas benih padi dapat ditunjukkan dengan mengamati daya kecambah, laju perkecambahan, dan bobot kering kecambah normal. Selain itu diuji pula kemurnian benihnya, merupakan persentase berat murni dalam suatu contoh benih. Kemurnian benih dapat ditentukan dengan menganalisis komposisi benih murni, benih tanaman lain, biji gulma dan kotoran benih. Pengujian berikutnya adalah kadar air benih, merupakan jumlah air yang terkandung dalam benih. Semakin rendah kadar air benih, maka semakin lama daya simpannya.

Dalam pengambilan sampel benih yang representatif, maka hasil panen dibagi menjadi 2 lot, masing-masing lot diambil 10 titik secara acak. Satu lot diambil sampel sebanyak 2 kg dengan pembagian 1 kg untuk diuji di laboratorium sebagai contoh primer dan 1 kg sebagai contoh komposit. Pengamatan viabiltas benih dilakukan pada hari ke-5 dan hari ke-14 setelah semai sehingga hasil pengujian akan diperoleh pada 2 – 3 minggu ke depan.

Semoga dari rangkaian pengujian yang telah dilewati dapat menghasilkan benih padi yang bersertifikat.

Prev Next

- BPSIP DKI Jakarta


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Kenalkan Urban Farming Sejak Dini, BRMP Jakarta dan Biro KLI Kementan Edukasi Siswa SD Smart School
    16 Sep 2026 - By BRMP Jakarta
  • Thumb
    Kolaborasi DWP Kementan bersama BRMP Jakarta Kenalkan Pertanian Sejak Dini
    14 Sep 2026 - By BRMP Jakarta
  • Thumb
    Perkuat Komitmen Mutu, BRMP Jakarta Sosialisasikan Kebijakan Mutu dan SOP
    11 Sep 2026 - By BRMP Jakarta
  • Thumb
    Tingkatkan Kompetensi Petani dan Warga, BRMP Jakarta Gelar Bimtek Perbenihan Bawang Merah
    08 Sep 2026 - By BRMP Jakarta
  • Thumb
    IndexPolitica: Kinerja Mentan Amran Raih Skor 91, Tertinggi di Kabinet
    08 Sep 2026 - By BRMP Jakarta

tags

BSIP Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Padi

Kontak

(021) 78839949 WA : 081703839949
(021) 7815050
[email protected]

https://jakarta.brmp.pertanian.go.id
Jl. Raya Ragunan No. 30
Kel. Jati Padang, Kec. Ps Minggu
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Indonesia
12540

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jakarta. All Right Reserved